6 Cara Menghemat Penggunaan Gas Elpiji Saat Memasak

6 Cara Menghemat Penggunaan Gas Elpiji Saat Memasak

Selama pandemi Corona, penggunaan gas elpiji mungkin menjadi lebih boros sebab tidak jarang memasak di rumah. Namun, borosnya penggunaan gas elpiji tidak hanya sebab seringnya memasak tapi juga tutorial pemakaian yg tidak tepat, Bunda.

Dilansir Times of India, ada berbagai trik sederhana untuk menghemat penggunaan gas elpiji. Berikut 6 tutorial menghemat penggunaan gas elpiji ketika memasak jadi mampu menekan anggaran kebutuhan rumah tangga, Bunda:

1. Gunakan Panci Presto

Ketika Bunda akan memasak daging atau bahan makanan yang membutuhkan rebusan dalam waktu lama, ada baiknya gunakan panci presto. Alat yg satu ini harus Bunda punya sebab proses masak akan memakan waktu lebih singkat daripada menggunakan panci biasa yang biasanya membutuhkan waktu relatif lama.

Panci presto mampu menghemat penggunaan gas elpiji dan menjaga nutrisi tetap terjaga. Untuk itu, jangan ragu memakainya ketika dibutuhkan, Bunda.

2. Pastikan Peralatan Masak Tetap Bersih

Setiap kali Bunda memasak di atas kompor, pastikan peralatan masih bersih, khususnya bagian bawahnya. Salah satu tutorial menghemat penggunaan gas elpiji ialah dengan menjaga kebersihan peralatan masak sebab akan berpengaruh kepada proses yg lebih mudah dan sedikit mengonsumsi gas.

3. Mengukur Bahan yg Dimasak

Kebanyakan orang tidak mengukur kadar air alias cairan ketika memasak bahan makanan yg padat semacam daging. Akhirnya memasak dengan waktu yg lebih lama untuk menguapkan kelebihan cairan jadi memakan tidak lebih banyak konsumsi gas elpiji.

Jika Bunda ingin menghemat penggunaan gas elpiji sebaiknya pastikan jumlah air dan daging telah tepat. Ini memangkas proses pemasakan agar lebih cepat dan hemat.

4. Masak dengan Tutup

Memasak dengan penutup wajan alias panci mampu mengurangi waktu masak dan menghemat penggunaan gas elpiji. Dengan menutup wajan maka dapat menjebak panas, membikin uap, dan mengurangi waktu memasak. Cara ini juga akan menjaga kelembapan hidangan.

5. Bersihkan Kompor

Api berwarna biru menjadi indikator yg paling ideal. Jika Bunda melihat nyala api kompor berwarna oranye, merah, alias kuning, itu tanda kompor butuh dibersihkan.

Disarankan membersihkan kompor sebulan sekali. Kompor yg bersih dapat menghemat penggunaan gas elpiji. Gunakan air hangat dan baking soda untuk membersihkan kompor agar hasilnya dapat bersih maksimal.

6. Ukuran Api

Setiap kali Bunda memasak, pastikan api tidak melebihi bagian bawah wajan atau panci. Ini berarti nyala api  yang besar tidak diperlukan, Bunda karena hanya akan membuat pemborosan gas elpiji.

Batasi ukuran api hanya dibagian bawah wajan. Api yg terlalu besar tidak hanya membikin penggunaan gas elpiji lebih boros tapi juga merusak panci dan mampu menghipnotis cita rasa makanan yg dimasak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *